Sunday, July 22, 2012

Basketball : Meet For the 1st Time

Aku dilahirkan di Jakarta, tetapi harus pindah ke Aceh karena papi ku ingin ketemu dengan nenekku dan sampai sekarang ga balik lagi ke Jakarta. Aku seseorang yang bisa di bilang tidak atletik, padahal nenekku seorang atlet renang, ayahku atlet tenis meja, sedangkan ibu ku cuma ibu rumah tangga biasa. mungkin aku ikut keturunan ibu ku, yang kurang suka berolah raga, tubuhku kecil, diantara saudara-saudara ku, aku yang paling kecil (pendek dan kurus). bukannya aku tidak menyukai olahraga, tapi aku bingung harus memilih yang mana. pada saat ini aku sedang duduk dibangku sekolah dasar, yaitu 6 sd, dan disanalah aku bertemu dengan bola orange atau bisa disebut bola basket.

bagaimana aku bisa bertahan tetap gigih latihan bola basket? simple, itu karena ada seseorang yang selalu datang ke lapangan dan berlatih disana yang membuat ku secara tidak langsung mengikuti kegiatan tersebut. 

" hai Gwen!! Ngapain disini? tumben, bukannya kamu ada les inggris ya? " tanya Yanie

" Eh? gak kok. lagi libur, mumpung libur jadi aku kesini, " jawabku

" Bawa sepatu gak? sekalian ikut latihan aja"

"ya uda, aku pulang dulu deh ambil sepatu" jawabku sambil bergegas mau pulang


tanpa ba bi bu, aku mengambil sepeda dan mulai mengayuh pedalnya. jarak dari sekolah dan rumah tidak begitu jauh, jadi kurang dari 15 menit aku telah sampai lagi di sekolah dengan segala peralatan buat latihan. Mulai dari t-shirt, celana pendek, kaos kaki, sepatu, botol minuman dan juga handuk. Kita memulai latihan dengan doa dan pemanasan.

"sebelum latihan ini dimulai, mari kita berdoa menurut agama dan kepercayaan kita masing-masing supaya latihan ini berjalan lancar"

"Emi! pimpin pemanasan" ujar Coach

"siap pak!"

Emi itu bisa dibilang pemain senior di sekolah ku, dia sudah bermain di tim sekolah kurang lebih 2 tahun, dan mulai latihan pada kelas 1 smp, dan sekarang dia kelas 3 smp. Aku yang belum ngerti apapun, hanya mengikuti di belakang, di temeni oleh Yanie pastinya. Oh ya, Yanie itu kakak kelas aku, dia kelas 1 smp. Ntah kenapa aku senang banget bisa ngobrol atau bercanda dengannya. Pemanasan pun kelar dan sekarang saatnya memulai latihan.

"Siapa yang disini baru pertama kali latihan?" Tanya Coach

Sambil mengancungkan tangan " Saya Pak" jawabku sambil menundukkan kepala

"Ya udah, kamu di pinggir lapangan dulu, Latihan Dribble dan Passing"

Dengan modal bola basket yang udah jelek, aku memulai latihan ini sendiri, sebelumnya nanya dulu ke Coach, Gimana cara dribble yang baik dan juga cara passing yang benar. Sambil memulai latihan sendiri, aku memandang sekeliling lapangan, "yang latihan dikit ya, cuma 12 orang, ditambah aku jadi 13" tanpa terasa latihan sudah hampir selesai dan aku masih saja belajar dribble dan passing.

"PRIIIIITTT......!!!"

semua anak-anak berkumpul ditengah lapangan

"okay, latihan hari ini selesai, mari kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing supaya pulang dengan selamat sampai ke tujuan, doa dimulai..."

"kamu! siapa nama kamu?" tanya Coach

"Saya pak? saya Gwen"

"Rabu ada latihan jam 5, jangan lupa datang"

"eh? iya pak" jawab ku

Latihannya tidak melelahkan, karena aku cuma diam disatu sisi belajar mengontrol bola, kemudian dilanjutkan belajar melempar bola. akhirnya aku pun pulang. Dirumah sepi, mami sibuk kerja, papi pun demikian, hanya ada aku dan nenekku. aku  jarang ngobrol dengan nenek, biasanya sepulang sekolah atau les, aku langsung mandi dan mengurung diri dikamar, main game. itu uda berlangsung dari kecil dan aku sudah terbiasa. Pagi sekolah, dianterin sama papi dan siangnya pulang di anterin bus sekolah dan mandi, makan dan pergi les, pulang les lanjut main-main sama teman dan pulang kerumah kalau uda magrib, ya aku uda ngejalanin itu selama 5 tahun, dan baru kali ini ada perubahan, setiap senin, rabu dan jumat aku ikut eskul di sekolah, yaitu basket. Padahal anak SD mana ada eksul sih. tapi bodoh amat, yang penting aku ada kegiatan.

sudah sebulan aku latihan di sekolah, dan minggu depan latihan mulai di tiadakan karena sudah mulai menunaikan ibadah puasa, jadi latihan di tiadakan. sekolah pun di liburkan, sampai ibadah puasa kelar. dan selama itu aku tidak bertemu dengan Yanie, dia keluar kota dengan keluarganya. sedangkan aku? diam dirumah, orang tua ku terlalu sibuk untuk membawa anaknya jalan-jalan. jadilah aku jalan-jalan sendiri di daerah sendiri. Kemudian aku menemukan ada anak-anak cowok sekolahku sedang latihan basket di suatu lapangan yang emank mayoritas chinese semua namanya lapangan perbasi. jadi mereka tidak berpuasa, tp bukan berarti tidak ada orang pribuminya. Nah disitulah aku diajarin semuanya, sampai hari ini aku berterima kasih banget bisa latihan disana selama liburan yang cukup panjang itu dan itu bekal ku selama ini. Dalam waktu 1,5 Bulan, aku uda bisa dribble, passing, shooting. yang masih belum bisa adalah Lay up, (sampai sekarang juga masih belom bisa).

Liburan pun sudah selesai dan saatnya masuk sekolah lagi, berarti ketemu Yanie lagi. Hooorraaayy.. dan tidak lupa latihan basket, sekarang jadwal latihanku sangat amat padat. senin-rabu-jumat latihan di sekolah dan selasa-kamis-sabtu latihan di lapangan perbasi. oh ya, nama sekolah ku adalah Methodist. Lonceng pun berbunyi tandanya masuk kelas dan saatnya belajar.

"gwen, tar jadi latihan ga? jam 5 kan?" tanya Juli

"iya donk! datang ya. Aku tunggu. " jawabku sambil tersenyum dengan lebar.

Aku tak sabar menunggu latihan pertama kali setelah liburan yang panjang ini, tak sabar ketemu Yanie juga sih.

Teng..... Teng.... Teng..... Lonceng berbunyi lagi dan saatnya pulang. Begitu pulang aku langsung melakukan rutinitas seperti biasa, mandi, makan lalu berangkat les. Beberapa jam lagi sebelum latihan.

Tepat jam 5 aku sampai di lapangan, ada beberapa senior ku telah datang dan mulai mengganti pakaian dan ada beberapa yang sudah siap untuk latihan.

aku mencari Yanie, melihat ke sekeliling, tetapi tidak ada sosok orang yang ku cari, semangatku berkurang deh. Tapi bagaimanapun aku tetap latihan. Dan sejak hari itu, Yanie tidak pernah muncul lagi dilapangan, padahal kan dia yang ngajak aku latihan, kenapa jadi aku yang betah tapi dia menghilang ya?

Coach terlihat kagum setelah melihat progress ku yang secepat ini, dan dia tetap menyarankan ku untuk tetap berlatih dan bermain basket, kalau bisa, main sampe ga bisa main lagi.

"1 bulan lagi ada kompetisi antar sekolah, dan sekarang tolong di kumpulin semua anak-anak yang mau ikut di hari Rabu jam 5, nanti akan diadakan seleksi, untuk mementukan siapa yang masuk dalam tim dan latihan hari ini selesai" ujar Coach

aku dan juli sangat excited dengan seleksi ini, walaupun kita berdua pendek, tetapi kita lincah, buktinya tadi para senior kewalahan menjaga kita, karena terlalu lincah. (nilai plus untuk kita berdua).

"jul, ikut seleksi yuk, ayolaah.. temenin aku"

"tapi kan kita masih SD, mana dipakai sih sama Coach, belum lagi lawannya gede-gede, jadi serem"

"ayolaaah.. kapan lag"

"iya deh.. iya.. ikut.. rabu jam 5 kan?"

"hooh.. aku tunggu ya.. yuk pulang.. uda malaaam"

dua anak kecil itupun pulang dengan mengayuh sepeda mereka.

sesampai dirumah, kembali ke rutinitas, mandi, makan, ngerjain tugas dan tidur.

Saat seleksi pemain untuk kompetisi antar sekolah pun tiba, banyak sekali pemain yang datang, yang ga perna aku lihat selama latihan kemarin. totalnya ada 24 anak, dari SMA sampai SD (yaitu aku dan juli yang kecil-kecil cabe rawit).  Seleksi yang di berikan oleh Coach ga berat sih, cuma ya gitu deh, aku masi kurang berpengalaman, sedangkan mereka adalah orang-orang yang uda sering mewakili sekolah dalam kejuaraan manapun (minder mode on). seleksi pun kelar, dan Coach akan menempelkan nama-nama pemain yang masuk ke dalam list pemain besok di mading dan aku berharap masuk dalam list itu.
aku mengakhiri hari itu dengan terlelap di kasur setelah mandi dan tidak sempat makan malam karena kecapekan.

"Gwen... Gwen.... GWEN....!!!! BANGUN!! SEKOLAH!!!" teriak mami

"iya mi.." dengan malasnya aku beranjak dari tempat tidur dan menuju kamar mandi

oh iya, hari ini pengumuman seleksi kemarin kan? aku harus buru-buru ke sekolah ni. mandi, makan serba express pagi ini.

sesampai di sekolah, aku sengaja melewati mading sekolah, karena pengen tahu, uda ditempel belum ya? dan ternyata uda ditempel.

Hasil Seleksi Tim Bola Basket
  1. Yenti Sma Kelas 1A
  2. Diana Sma Kelas 2B
  3. Sri Sma Kelas 2A
  4. Jessica Sma Kelas 1B
  5. Jenna Sma Kelas 1A
  6. Sanny Smp kelas 3B
  7. Angel Smp kelas 3B
  8. Emi Smp kelas 3B
  9. Wendy Smp Kelas 3A
  10. Sindy Smp kelas 2A
  11. Erlen Smp kelas 1A
  12. Gwen SD kelas 6B

wow... aku masuk!!

No comments:

Post a Comment